puisi ombak di tepi pantai

Sejumlahwarga menyaksikan terjangan ombak di tepi Pantai Teluk Manado, Sulawesi Utara, Rabu, 8 Desember 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulut menginformasikan potensi banjir pesisir (Rob) akan terjadi 6-9 Desember 2021, yang disebabkan fase bulan baru yang bersamaan dengan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi). 39Puisi Senja Kisah Manis Ujung Sore Di Tepi Pantai UPDATE TIAP HARI 2022 Kumpulan Karya Tentang Senja PLUS 500+ Contoh Quotes Untuk IG WA. Loncat ke konten. MENU Beranda Puisi Pendek; sekali lagi. 39 Puisi Senja Kisah Manis Ujung Sore Di Tepi Pantai Simak puisi tentang cinta agar tau ratusan orang jatuh cinta didalamnya, ORKESTRAOMBAK: PUISI MEMBEKU. Di tepi benua ini: orang-orang berlomba mengeruk lapis demi lapis kemilau yang Tuhan sengaja berikan sebagai ujian dan pertaruhan. Kerakusan dijamin dalam perjamuan demi perjamuan: Pantai Watu Ulo, Ambulu, Jember, 01 Pebruari 2022 DiBibir Pantai. Di bibir pantai Kejar-kejaran ombak terjadi Lomba-lomba Mengunjungi bibir pantai Basahlah tercumbui. Pagi ini aku di sini Tapak kakiku kini Menikmati hari tenang Laut indah pun aku bermain. Laut kukagumi Yang selalu setia pada ombak Sapaan sejuk Kekaguman semakin memuncak. Di pagi ini Larilari kecil dari anak anak Kehangata keluarga juga terasa KBRN BALIKPAPAN - Pengunjung Pantai Kilang Mandiri mendadak panik. Bagaimana tidak, seorang lansia terlihat meminta tolong lantaran terseret ombak pada Sabtu (6/8/2022) sekira pukul 06.30 wita. Naas, nyawa korban tidak tertolong dan kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Belakangan Partnersuche Ab 50 Kostenlos Ohne Anmeldung. Pantai memang sangat indah. selalu ada inspirasi di dalamnya. bagi para penulis penyair maupun orang-orang yang sedang ingin duduk sebentar melepas lelah. Aku ingin menulis sebuah puisi tentang pantai yang indah tentang lautnya tentang suaranya maupun kemerduannya. Begitu juga dengan semilir angin. Yang sepoi-sepoi terus-menerus menerpa wajahku. Dan di pagi yang cerah ini aku ingin Tuliskan lagi sebuah puisi tentang pantai, lautnya, ombaknya, dan tentunya tentang kamu yang ada di sana. Seperti kamu selalu memberi inspirasi. Inspirasi itu dari deburan ombak. Marilah kita pergi ke pantai. lalu membuat puisi yang indah. lalu kau berikan padaku sebagaimana engkau berikan ombak rindu ini. Daftar Isi Puisi pantai Pangandaran puisi pendek pantai Puisi pantai 4 bait puisi pantai 2 bait Puisi pantai ku puisi pantai dan aku Ombak datang bergulung-gulung seperti memiliki kaki yang begitu indah aku duduk sambil termenung menyaksikan semesta. pantai yang indah Dimanakah kutemukan lagi sebuah keindahan seperti keindahan yang kau miliki deburanmu menyentuh kaki ku Ombakmu membuat aku terpaku aku duduk terpesona dengan segala yang kau berikan badak. 2. Ke Pantai Aku Terkesima Ada buih-buih yang putih terbawa ombak yang bergulung membuat hatiku yang perih kembali tertawa dan tersenyum. ke pantai itu aku Terkesima dengan deburan ombak teramat indah. di pantai itu aku terpesona dengan gulungan gelombang di tengah-tengah lautan. Oh betapa indahnya Oh betapa indahnya ke pantai aku Terkesima membuat air mataku jatuh Menetes Membasahi Pipiku Semoga Tuhan yang maha kuasa melembutkan hati dan jiwa saat aku terpesona dengan keindahan semesta Raya. Semoga Tuhan berikan aku hidup untuk selalu bersyukur kepadanya atas segala keindahan ini dan nanti mungkin kucari kucari. 3. Ombak Bergulung aku datang kepada pantai di waktu senja yang mulai memerah Menikmati sajian alam yang tiada bandingannya. kudengar suaranya berdebur gelombang menjadi hancur di bibir pantai iapun melebur. kulepaskan pandanganku Jauh ke Ujung lautan Betapa luas alam semesta ombak bergulung gulung berlarian dari tengah lautan sedangkan camar bersahut-sahutan Terbang diantara perahu nelayan lalu hinggap sebentar di tiang-tiang. 4. Di tepi pantai Kalau ada waktu yang sangat indah tentunya di pantai dikala senja kubiarkan badan terus rebah Melepaskan segala lelah. mendengar suara deburan ombak jiwa yang lelah tidur nyenyak Aku dengar nyanyian alam sungguh indah sangat menawan Jika duduk ditepi pantai Pikiran penat menjadi santai menyatukan diri dengan semesta menjadikan bahagia segenap jiwa sungguh aku jatuh cinta pada pantai yang begitu indah pada semilir angin nya juga aroma yang tiada Bisa kulupakan. 2. Puisi pantai Pangandaran Pantai Pangandaran adalah pantai yang sangat. pantai ini menjadi wisata. Banyak Sekali orang yang berkunjung kepadanya. tentu saja karena lautnya yang sangat indah. laut nya begitu. hasilnya juga putih. banyak orang yang membuat puisi yang indah tentang pantai Pangandaran ini. Puisi diciptakan ketika matahari terbit atau tenggelam. Di sanalah terlihat segela keindahan laut Pangandaran. Pangandaran Gemerecak ombak mulai terdengar Ketika kaki ku turun ke pantai Pangandaran memang indah membuat rindu di dalam jiwa. Lihatlah ombaknya yang begitu kecil Kelak datang menjadi besar Lalu dia memecah di ujung pantai. Pangandaran sangatlah indah sebab pasirnya begitu putih Ombaknya begitu menawan Lautnya begitu biru. Puisi Tentang Alam Alam Indonesia amatlah indah. Banyak sekali puisi tentangnya. Kumpulan puisi tentang alam begitu banyak. Baca di Puisi Tentang Alam. Di Pantai Pangandaran Jika pergi ke Pangandaran saat aku duduk di atas pasir segalanya tampak menawan Ombak batu perahu nelayan. Ombak datang perlahan-lahan di bibir pantai ia berdebur Terkadang menyentuh perahu nelayan di batu karang dia berhambur. semua Insan terpesona dengan keindahan yang dia punya indahnya tiada duanya tempat Insan berwisata. Sore Di Pangandaran Sore itu, duduk di tepi pantai bersama angin sepoi-sepoi membawa segala Lelah ku ke tengah lautan segalanya begitu indah Namun namun tak bisa ku ungkapkan pada puisi ataupun sebuah syair angin telah benar-benar paham bagaimana melepaskan penat setelah ombak juga begitu mengerti tentang perasaan yang mungkin ada di hati aku bersyukur keindahan ini benar-benar terasa kan duduk di tepi Pangandaran sambil menyaksikan sang surya tenggelam. Pantai Pangandaran merupakan sebuah objek wisata andalan Kabupaten Pangandaran, pemekaran dari Kabupaten Ciamis. Pantai Pangandaran terletak di Tenggara Jawa Barat tepatnya di desa Pangandaran, tangan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. PUISI PANTAI 4 BAIT Kita masing-masing punya kapal untuk dilayarkan. dan masing-masing mempunyai ombak yang harus di terjang.. Begitu juga dengan gelombang yang tak mungkin kau hindari. semua itu adalah ujian kehidupan. mungkin saja sebagian kita mampu. atau sebagian sengaja menenggelamkan dalam lautan Nestapa. dan jika kita mampu melewatinya, maka bahagia sudah menanti disana. Kuingin Aku ingin seperti ombak yang selalu Bertahan di tepi lautan juga pantai. Aku ingin seperti batu karang Yang tidak pernah menyerah walaupun badai terus menghantam Dia diam di dalam tenang. Aku ingin seperti lautan yang jiwanya begitu luas mampu menampung bahtera menghantarkan mereka ke tujuannya. Aku ingin seperti nelayan yang sanggup menerjang badai dengan perahu kecil bernama sampan tak pernah tak pernah takut ataupun tak pernah nggak takut karam. Puisi modern agak berbeda dengan puisi lama. tidak pernah terikat dengan bait maupun bais. puisi modern ditulis lebih bebas daripada puisi lama. Akan tetapi sekarang kita belajar bagaimana menulis puisi sebanyak 4 bait puisi pantai 4 bait ini merupakan puisi yang ditulis dengan tata cara puisi lama. Kita kita belajar menulis bagaimana membuat rima pada ujungnya. Puisi pantai dengan ombak laut yang begitu serasi. hidup ini hidup ini seperti ombak di laut ada waktu untuk berdamai ada waktu untuk bergelombang ada waktu untuk bergemuruh ada waktu untuk pecah di karang Hidup ini bagaikan Perahu yang ada di tepi pantai Ada waktu untuk berangkat ada waktu untuk bersantai Hidup ini bagaikan lautan ada waktu untuk tenang ada waktu untuk membadai ada waktu untuk surut ada waktu untuk pasang hidup ini seperti Samudra mana semua bahtera Akan pergi menuju tujuannya. Pantai Dalam 4 Bait Puisi Saat mulai resah Aku Hanya berdiam memandang lautan duduk di batu karang. air laut Begitu datang buih buihnya diantara ombak Debar berdebur Menghempaskan diri Aku ingin seperti ombak yang mampu menenangkan sekaligus menghapus Kenangan ada angin yang berhembus memberi nafas kesejukan ada pasir yang terus Terukir walau kemudian di gunung Ke lautan. Kuukir Namamu Kalah itu ku ukir namamu dan Namaku pada pasir yang begitu lembut dan pantai yang ber gontai. lalu ombak laut dan menghapusnya merengkuh nya diam diam membawanya ke dalam jauh tak pernah ku saksikan berlabuh pada teriknya senja terdampar pada Karang Terpeluk pada kegelapan malam jam tapi tentang pantai ia akan selalu indah Walau kita tak pernah bercerita dia tetap setia. Puisi Pantai 4 Bait Ketika angin bersemilir Insan duduk terpekur di ujung ombak pecah hampir suaranya terdengar berdebur debur ketika ombak datang menghantam Perahu nelayan telah bersandar tak lama lagi langit akan hitam Indah senja terasa hambar tapi tentang pantai itu ia akan tetap begitu anginnya tetap merambat ombaknya tetap bersahabat. mereka selalu setia menemani umat manusia memberikan kekayaan di dalamnya menyajikan keindahan di atasnya. PUISI PANTAI 2 BAIT Aku masih ingin menulis lagi sebuah puisi tentang pantai yang indah, walaupun hanya dua bait biarlah Ia tetap tertulis. Aku ingin tetap ke pantai titik melemparkan waktu diperlukan laut. atau hanyut terbawa arus. Aku ingin tetap ke pantai. melemparkan segala spiku. menikmati senja yang selalu datang. atau menerima kabar dari Angin Malam. pantai ini selalu indah. walaupun kehidupan kadang suram. seperti pekatnya malam, Terganti cahaya ketika pagi datang. udah inilah puisi pendek tentang Pantai yang indah. walau hanya dua bait, kutulis lagi tanpa jenuh. ada pantai Ada aku aku ada sunyi ada sepi. laut bergemuruh pantai tak mengeluh sampai senja datang dia memberi harapan Senja, Pantai, Aku Kalau senja telah tiba dan pantai bergemuruh kubiarkan segala rasa Oleh ombak dia tersentuh Pantai ini sangat indah ingin kau buat Madah bukan syair para pujangga hanya puisi Sekedar Saja. Bermain Di Pasir Putih Putih pasir datang merayu untuk bermain bersama ku debur ombak begitu menggoda mengajakku bersamanya. ingin ku lihat batu karang Mengajakku bersenang-senang sambil mendengarkan nyanyian alam jemari bermain di pasir dan Karang. Membadai Kalau ombak datang membadai ia akan membawa angin takut semua orang di pantai hati mereka menjadi dingin. Jika laut sudah murka Bagaimana perahu berlayar berdiam diri sampai senja Sampai Datang waktu malam. Puisi Pantaiku Belum bosan menulis puisi tentang pantai nan indah. Masih ingin kutulis lagi beberapa bait darinya. Puisi tentang pantaiku yang ku rekam lewat puisi. Indahnya Pantaiku Indahnya pantai ku menghampar luas pada pandangan ada pasir berbatu-batu di disentuh ombak dari lautan. berada di pantai indah teringat diriku pada Tuhan betapa dia telah memberikan Segenap yang dinamakan keindahan. Pantaiku, Pantai Indonesia Parangtritis dan Pangandaran Debur ombaknya amat menawan Menghiasi Ibu Pertiwi nusantara yang selalu di hati. seluruh pantai Indonesia. semuanya amatlah indah Mari kita jaga bersama agar Lestari sepanjang masa. Puisi Pantai dan Aku Aku selalu rindu pulang ke laut. mungkin karena aku begitu cinta dengan laut. karena memang laut selalu memberikan keindahannya. Puisi ini adalah puisi pantai dan aku. Puisi yang menggambarkan bagaimana hubungan ku dengan pantai. Biarlah dirimu seperti ombak dan diriku seperti Karang meski kau hempas aku berulang-ulang Tetap ini menunggu di tepi. biarlah diriku seperti ombak yang datang lalu pergi perginya akan tetap kembali Walaupun pantai semakin sepi. Ombak Dan Pantai Kita adalah dua asing yang saling mengenal satu sama lain Bercerita tanpa lelah Tapi hati Kini membelah. Aku ingin seperti pantai yang setiap ada ombak tak pernah dia melepaskan selalu bersama sepanjang zaman. Jejak Di Pantai Mari kita berjalan lagi di atas pasir yang putih kita tinggalkan jejak jejak di pantai untuk ombak yang datang. mari kita duduk lagi sambil merenung di tepi pantai meninggalkan segala rasa biar bahagia yang tersisa. Siulan Pantai Bagaimana aku menggambarkan senja merah di tepi pantai langitnya yang membiru kini mulai keemasan. ada debur ombak yang bergemuruh diantara nyanyian camar nelayan sibuk menambatkan perahu kecil ke tepian. . . Itulah beberapa puisi tentang pantai nan indah. Ada yang terdiri dari 2 bait Ada pula yang 4 bait. Semua yang menceritakan tentang keindahan alam. nusantara memiliki kekayaan alam. mulai dari pantainya yang indah, gunungnya yang megah, serta sawah-sawah yang terhampar luas. Jika kita puisikan, maka tidak cukup 1000 kata untuk menggambarkan betapa indahnya Nusantara. Bersyukurlah Atas semua karunia yang Tuhan berikan kepada kita. Dengan menjaganya dari Segala kerusakan. Jagalah kelestarian hutan. Jaga kelestarian lingkungan di sekitar. Bersihkan sampah dari pantai sehingga tetap terpelihara keindahannya. Puisi tentang pantai nan indah ini merupakan cara kita untuk tetap mencintai Alam Raya. menikmatinya dengan segenap rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. lalu menjaganya dari semua kerusakan sampah yang berserakan ataupun dari bahan kimia yang merusakkan. Laut Indonesia memiliki kekayaan yang berlimpah ruah. Mulai dari ikan yang maupun dari keindahan di dalamnya. Banyak wisatawan yang datang dan berlibur di Indonesia hanya sekedar untuk menikmati sajian dari alam semesta ini. Jika kita berwisata ke laut maupun ke pantai Jangan membuang sampah sembarangan. Karena sampah tersebut akan mengotori sehingga pantai tidak lagi sedap dipandang. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Gelap tanpa bintangtak pula bulan bercahaya teranghanyalah secercah lampu penerangdi tepi pantai dengan tendatenda terpasangberjejer sejalan panjang,Ombak sebukit-bukit berlarian ke tepimembentur merelakan dirimembentuk irama yang hanya dimengertioleh dinding-dinding kokoh berdiri, Ku merelakan asa ini pergituk memeluk buih terbelah pada dinding tepiagar aku merasakan sakit diriombak yang rela membentur pagar sakti Ah, ini hanya sekadar rasatentang rindu dan cintayang menelisik hatiku setiakubaurkan hilang bersama buih ombak yang pecah Ombak sakti bertuah masasampaikan salam rindu kepadanyayang setia dengan senandung cintatanpa syaratsegalaPantai BolihutuoOpan Semesta140123 Lihat Puisi Selengkapnya Jumlah Pengunjung 62,023 Pantai merupakan destinasi wisata yang sangat menakjubkan. Bahkan saking memukaunya banyak pujangga yang mengabadikannya dalam bentuk puisi tentang pantai yang indah. Diksi-diksi puitis dituliskan semata untuk menjelaskan betapa menakjubkannya alam ciptaan tuhan tersebut. Terkadang sekalipun bukan pujangga jika sudah duduk di pinggir pantai menikmati matahari terbenam sunsite kata-kata indah akan keluar dengan sendirinya. Berikut ini akan ditunjukkan beberapa puisi tentang indahnya pantai yang berawal dari ketakjuban akan suasana di sana. Baca Juga Rekomendasi Baju Pantai Pria kekinian yang keren Inilah 7 Pantai Paling Populer di indonesia yang menawan Puisi Tentang Pantai Diksi puitis yang hanya bisa dituliskan jika kondisi hati sedang tenteram karena melihat deburan ombak dan merasakan semilir angin yang menyejukkan. Berikut Ini adalah beberapa conth bentuk puisi pantai yang bikin hati tenang dan damai 1. Puisi Tentang Keindahan Pantai Puisi Pantai yang pertama adalah berisi tentang keindahan pantai. Puisi pantai ini berisi kata-kata indah yang ditulis semata untuk menjelaskan keindahan pantai yang eksotis. Diharapkan dengan puisi tersebut orang juga tertarik untuk ikut mengunjunginya. Ini dia contoh puisinya Debur Ombak nun di kejauhan Laksana gulungan halimun di pagi hari nan buta Hampiri pantai menyapa pasir putih yang landai Membuatku tersenyum sempurna 2. Puisi Rasa Kagum Atas Ciptaan Tuhan Yang Indah Jika melihat pemandangan pantai yang indah terkadang bibir berdzikir tanpa terasa. Di dalamnya juga dipenuhi dengan rasa takjub yang luar biasa atas ciptaan tuhan yang maha indah. Berikut contoh puisinya Subhanallah…….. Sinar mentari yang menyemburat di bibir pantaiMU Menghadirkan selaksa keindahan di dalam sukma Serupa bunga yang dirajut oleh bidadari penuh rindu Akan keagungan penciptaanmu 3. Puisi Romantis Tentang Pantai Dan Asmara puisi romantis tentang pantai Tidak dimungkiri pantai adalah tempat paling romantis bagi pasangan. Maka dari itu area ini wajib didatangi ketika sedang honeymoon. Nah, puisi pantai juga ada yang mengungkapkan tentang indahnya pantai yang membuat suasana asmara menjadi lebih mesra. Puisi semacam ini biasanya dibuat oleh orang yang sedang kasmaran. Ini contoh puisi pantai Istriku…. Di antara hamparan pasir putih dan bayang-bayang nyiru kelapa Aku tuliskan aksara rindu dan cinta Mungkin riak air akan menjemputnya Lalu menyimpannya di dalam ombak Tetapi percayalah Cintaku akan tetap indah seperti pantai 4. Puisi Tentang Pantai Dan Nelayan Puisi tentang nelayan dan pantai Puisi tentang pantai dan nelayan biasanya dibuat oleh pujangga-pujangga idealis. Karena kata-kata indah ini muncul setelah melihat kehidupan nelayan yang sejatinya tidak seindah pantai dan lautnya. Kehidupan para nelayan yang keras dalam memnuhi kebutuhan hidupnya sangat berbanding terbalik dengn keindahan pantai yang berada dikeseharianya. Ini dia contoh puisinya Puisi tentang pantai dan nelayan yang bisa jadi refrensi kamu Hamparan pasir putih seluas mata memandang Desah camar bersama riak ombak yang terus memainkan orchestra nyanyian Menjadi teman abadi insan penjemput matahari Dengan biduk kecilnya mengayuh penuh cinta Menerabas karang bukan untuk wisata Tetapi demi air mata si kecil Yang sedang menulis aksara Ayah Nelayan menitipkan anaknya pada kemolekan pantai Supaya ada doa dan syukur Bekalnya menjemput penghidupan di tengah riak samudera Hingga pulang dengan sekeranjang cerita Tentang laut dan rasa lapar 5. Puisi Pantai Yang Berisi Pujian Tentang Kecantikan Perempuan Pantai juga sering dijadikan tema puisi jika ingin melukiskan tentang kecantikan perempuan. Perempuan yang dilambangkan dengan penuh kedamaian dan ketenangan serta misteri menjadikanya sebagai salah satu objek puisi yang indah. Ini biasanya dibuat oleh pujangga romantisisme seperti Kahlil Gibran dan selainnya. Berikut Ini contoh puisinya Di dalam bola matamu ada pelangi yang bergurat di bibir pantai Senyummu merekah membuat samudera hatiku berombak Ingin rasanya ku berlari menyusuri hamparan pasir putih kulitmu Lalu berhenti dalam dekapan pohon kelapa bersama desah cinta sang camar Sebelum hilang bersama bintang dan purnama 6. Puisi Pantai Menceritakan Keindahan Terumbu Karang Puisi Pantai tentang terumbu karang Laut memiliki keindahan yang menarik untuk dilihat. Sayangnya banyak kerusakan terjadi di laut karena ulah manusia terutama terhadap terumbu karang. Banyak nelayan yang menggunakan pukat harimau yang merusak ekosistem laut dan juga bom ikan yang menhancurkan karang. Berikut ini Puisi Pantai yang Menceritakan Keindahan Terumbu Karang dan bawah laut yang indah. Ketika Angin datang Menyapa Belaiyannya serasa sukma yang menggoda Aku terdiam menatapnya Seolah dia membawaku pada dunia berbeda Akupun terkesemia. Langkah kaki mengayunkan mimpi Pada cerita misteri Beda Duniawi Keindahannya tak sebatas ego diri Akupun mulai menyelami Dan terus menyusuri Aku Jatuh Hati. Terlihat Sama namun ternyata berbeda Hanya ada kedamaian yang dirasakan Seolah tak ada beban, apalagi penyesalan Ikanpun datang bergandengan Dan Terumbu karang Saling Bersapaan Menakjubkan. Puisi tentang pantai adalah bukti kalau wisata pantai dimanapun tempatnya akan melahirkan suasana nyaman dan indah bagi pengunjungnya. Maka dari itu, sering-seringlah ke sana lalu lahirkanlah bait-bait puisi yang indah. Beberapa puisi indah tentang pantai bisa tercipta dari ketenangan jiwa dan juga fikiran saat kita berada di pantai tersebut. Konsep liburan sambil menengkan fikiran di tepi pantai dari kesibukan dan rutinitas sehari-hari menjadi salah satu alasan banyak puisi pantai bisa tercipta. Semakin kamu sering berlibur kepantai maka suasana hati kamu semakin senang damai dan tenang. Kita memahami bahwa puisi alam adalah puisi yang bertemakan tentang puisi yang berbicara tentang laut, matahari, angin, gunung, pantai, sawah, ladang,, dan lain Angin lautPencipta KuntowijoyoPerahu yang membawamutelah kembalientah ke manaangin laut mendorongnya ke ujung duniaEngkau tidak mengerti jugaDuduklahpulang dan engkaumereka berdiri di pantaimenantikanbarangkaliseseorang akan datang dan menebak teka-teki itu...Prof. Dr. Kuntowijoyo ma adalah seorang budayawan, sastrawan, dan sejarawan dari Indonesia. Beliau dilahirkan pada 18 September 1943 di Bantul , Jogjakarta. Beliau meninggal pada 22 Februari 2005 di kota yang bisa dikatakan seorang budayawan yang serba bisa. Tulisan-tulisannya sangat mendalam misalnya dalam bidang sejarah maupun serba bisa maka kuntowijoyo memiliki karya dibidang cerpen, novel, puisi, hingga drama. Selain itu beliau juga memiliki analisis yang kuat di bidang sosial politik ekonomi budaya, sejarah, hingga agama SAJAK MATAHARIPengarang RendraMatahari bangkit dari permukaan samodra keluar dari mulutku,menjadi pelangi di keluar dari jidatku,Wahai kamu, wanita miskin !kakimu terbenam di dalam harapkan beras seperempat gantang,dan di tengah sawah tuan tanah menanammu !Satu juta lelaki gundulkeluar dari hutan belantara,tubuh mereka terbalut lumpurdan kepala mereka berkilatanmemantulkan cahaya mereka menyalatubuh mereka menjadi baradan mereka membakar adalah cakra jinggayang dilepas tangan Sang menjadi rahmat dan kutukanmu,ya, umat manusia !..WS Rendra adalah penyair, dramawan, aktor, dan sutradara teater berkembangsaan dikenal baik oleh bangsa Indonesia. WS Rendra dijuluki dengan si burung merak. Bakat sastranya sudah terlihat semenjak dia duduk di bangku Rendra seringkali menulis puisi, cerpen, drama, untuk keperluan teater nya pun terlihat manakala beliau tampil di panggung. Karya-karyanya tidak hanya dikenal di dalam negeri, akan tetapi juga di luar negeri. Bahkan beberapa karyanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa India, Jepang, Inggris, Belanda dan kumpulan puisi dan sajak nya adalah titik 2 balada orang-orang tercinta, Blues untuk Boni, kumpulan sajak, sajak-sajak sepatu tua, nyanyian orang urakan, disebabkan oleh angin, dan perempuan yang SETELAH HUJANPencipta Cahya AWAwan kelabu telah pergiSuara guntur yang menggelegar telah berhentiRintik air dari langit tak lagi turunTanah yang kering telah menjadi becekTumbuhan yang layu telah subur kembaliSungai yang kering terisi kembaliBinatang – binatang yang kebasahan mulai mengeringkan tubuhnyaPohon – pohon mulai menyerap air yang jatuh dari langit dengan ujung akarnyaItulah keadanmu setelah hujanSemoga tetap begitu selamanyaDemi keselamatan umat manusia..Cahya aw tidak terlalu dikenal sebagai seorang sastrawan. Mungkin dia adalah seorang blogger yang menuliskan puisi-puisinya di demikian, karya-karyanya sangatlah bagus dan indah. Salah satunya adalah puisi "hutan setelah hujan".Dalam puisi diatas, Cahya aw bisa menggambarkan alam dengan demikian indahnya. Para pembaca seolah-olah bisa turun langsung ke alam dan merasakan lumpur, basahnya hujan, baunya tanah, dan menatap Haris Rahmat NugrahaBergulung-gulung ombak dilautBerkejar memecah di tepi pantaiMelemparkan karang,dan aneka keong IndahYang mati,dari dasar lautanDeburan ombak terdengar tiada hentiSeolah memberi pesan kepada kitaBahwa Tuhan Maha PenyayangTak pernah berhenti memberkati kita..Pencipta puisi diatas adalah Haris Rahmat Nugraha. Seperti Cahya aw, Haris Rahmat Nugraha juga bukanlah nama yang dikenal dalam dunia sastra. Namun berkat teknologi, dunia internet yang begitu maju, setiap orang bisa menumpahkan idenya. Salah satunya melalui puisi seperti yang ditulis oleh Harris Rahmat Nugraha yang berjudul "ombak", menggambarkan suasana di pantai. Dan lebih khusus mengenai ombak yang menghiasi pantai diceritakan bagaimana karakteristik ombak yang selalu bergulung-gulung, berkejaran, pecah di tepi pantai, dan melemparkan berbagai hewan amanat yang terdapat dalam puisi tersebut adalah agar kita menyadari bahwa rahmat Tuhan tidak akan pernah berhenti sebagaimana ombak yang tidak pernah berhenti GUNUNG KITAPencipta Ade SulaimanGunung-gunung menjulang tinggiDi sinari oleh sang mentariSeperti bidadari yang cantikTapi sekarangKeindahan itu telah hilangKarena ulah para manusia rakusOh.........tuhan tolongAgar aku bisa mekihatKeindahan yang hilang ituKembali..Pengarang atau pencipta dari puisi yang berjudul "nasib gunung kita" adalah Ade Sulaiman. Puisi alam di atas tidak menceritakan tentang keindahan. Melainkan tentang kerusakan alam yang diakibatkan oleh manusia itu bait pertama Ade Sulaiman menggambarkan bagaimana indahnya gunung yang tinggi laksana tetapi kegiatan manusia telah membuat gunung tersebut hilang. Mungkin diambil pasir atau batu-batuan nya. Sehingga kecantikan dari gunung tersebut sirna. .

puisi ombak di tepi pantai